Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 11 Oktober 2015

by jonggo news  |  in kan ku tembus mimpi-mimpiku at  10.17

Asa ku akan selalu tinggi, kan ku tembus mimpi-mimpiku

Salah kah mereka yang selalu memiliki mimpi-mimpi yang tinggi, mimpi dimana logika yang realtime tak bisa menjawab? Imajinsi, selalu bisa membawa kita menuju dunia yang indah yang belum pernah kita rasakan  sebelumnya, yang membuat kita merasa memiliki apa yang logika realtime tak bisa berikan. Keindahan itu sekan membawa kita menuju dimensi lain, tempat yang asing, baru dan mengagumkan. Semakin lama kita berada didalammnya semakin nyata impact yang terasa dalam diri kita, hingga itu akan terbawa pada keseharian kita.


Konsep tentang pemahan dimana apa yang kita pikirkan mempengaruhi apa yang akan terjadi dimasa depan. Hal itulah yang disebut dengan sugesti, konsep pemikiran yang menitik beratkan otak kanan dimana sugesti, insting, naluri berada di dalamnya. Bukan hal yang luar biasa ketika keajaiban dan keberuntungan ada dalam kehidupan kita. Sedikit atau banyak hal tersebut berpengaruh untuk menciptakan suasana ini.

Jika anda percaya bahwa pemikiran mausia itu dibatasi, maka anda harus percaya dengan mimpi hingga imajinasi bisa menjadi nyata. Contoh dari logika ini sudah banyak terjadi, yah kemajuan ilmu pengetahua dan teknologi sekarang ini telah banyak menjawab perkara ini. Jika dahulu telepon ( handphone ), dianggap mustahil adanya hal ini karena adanya batasan pada logika manuasia saat itu, hal inilah yang kemudian kita sebut logika realtime atau logika kala itu/pada masa itu ( dalam konteks umum ). Contoh lain adalah ketika GALILEO GALILEI meyakini bahwa bumi beredar mengelilingi matahari ( teori Copenicus ), berbeda dengan apa yang dipercayai penduduk Italia dan ilmuan disana maka GALILEO dianggap menyesatkan membuat ia dikucilkan hingga meninggal dunia. Hal ini tentu dapat kita terima  sekarang dengan telah adanya perkembangan ilmu SAINS yang mendukung hal ini. Hal yang bahkan dianggap gila sekalipun, bukan tidak mungkin akan terjadi hingga waktu bisa menjawab.

Dari dua contoh kasus diatas, tentu pertanyaan diawal telah terjawab. Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apa kah cukup dengan bermipi dan berimjinasi dan semuanya akan terjadi dengan sendirinya? Dan waktu yang akan menjawab? Tentu tidak seperti itu, formulanya adalah U + D ± T, dimana U adalah usaha, D adalah do’a dan T adalah Takdir. Nilai plus-minus karena dalam hal ini bisa jadi keberuntungan atau sebaliknya. Namun nilai U dan D adalah hal yang paling bisa diperjuangkan karena U dan D bisa dikatakan ada didalam diri kita sedangkan T adalah kekuasaNya.

Jika saya percaya bahwa mimpi harus harus dibumbui dengan sugesti dikombinasikan dengan U + D ± T, sampai saat ini ( 12-10-2015 ; 0:04 ) itu yang saya percayai. Bukan masalah jika memang logika ak mampu berbicara banya saat ini. Itu bukan lah jawaban untuk berhenti menanamkan sugesti itu. Dunia ini selalu memiliki dua sisi dimana ada baik ada buruk, ada siang ada malam, ada kuat ada lemah, ada lelaki ada perempuan, dan lain sebagainya. Hal itu adalah yang saya sebut dengan keseimbangan. Bukan masalah jika anda percaya atau tidak, namun saya percaya ini akan bermanfaat. Sekian.

-Keyakinan adalah pemungkin dalam kemustahilan. –Ifan Adi Pratama- 

0 komentar:

Proudly Powered by Blogger.