Asa ku akan selalu tinggi, kan ku tembus
mimpi-mimpiku
Salah kah mereka yang
selalu memiliki mimpi-mimpi yang tinggi, mimpi dimana logika yang realtime tak
bisa menjawab? Imajinsi, selalu bisa membawa kita menuju dunia yang indah yang
belum pernah kita rasakan sebelumnya, yang membuat kita merasa
memiliki apa yang logika realtime tak bisa berikan. Keindahan itu sekan membawa
kita menuju dimensi lain, tempat yang asing, baru dan mengagumkan. Semakin lama
kita berada didalammnya semakin nyata impact yang terasa dalam diri kita,
hingga itu akan terbawa pada keseharian kita.
Konsep tentang pemahan
dimana apa yang kita pikirkan mempengaruhi apa yang akan terjadi dimasa depan.
Hal itulah yang disebut dengan sugesti, konsep pemikiran yang menitik beratkan
otak kanan dimana sugesti, insting, naluri berada di dalamnya. Bukan hal yang
luar biasa ketika keajaiban dan keberuntungan ada dalam kehidupan kita. Sedikit
atau banyak hal tersebut berpengaruh untuk menciptakan suasana ini.
Jika anda percaya bahwa
pemikiran mausia itu dibatasi, maka anda harus percaya dengan mimpi hingga
imajinasi bisa menjadi nyata. Contoh dari logika ini sudah banyak terjadi, yah
kemajuan ilmu pengetahua dan teknologi sekarang ini telah banyak menjawab
perkara ini. Jika dahulu telepon ( handphone ), dianggap mustahil adanya hal
ini karena adanya batasan pada logika manuasia saat itu, hal inilah yang
kemudian kita sebut logika realtime atau logika kala itu/pada masa itu ( dalam
konteks umum ). Contoh lain adalah ketika GALILEO GALILEI meyakini bahwa bumi
beredar mengelilingi matahari ( teori Copenicus ), berbeda dengan apa yang
dipercayai penduduk Italia dan ilmuan disana maka GALILEO dianggap menyesatkan
membuat ia dikucilkan hingga meninggal dunia. Hal ini tentu dapat kita
terima sekarang dengan telah adanya perkembangan ilmu SAINS yang
mendukung hal ini. Hal yang bahkan dianggap gila sekalipun, bukan tidak mungkin
akan terjadi hingga waktu bisa menjawab.
Dari dua contoh kasus
diatas, tentu pertanyaan diawal telah terjawab. Pertanyaan yang kemudian muncul
adalah apa kah cukup dengan bermipi dan berimjinasi dan semuanya akan terjadi
dengan sendirinya? Dan waktu yang akan menjawab? Tentu tidak seperti itu,
formulanya adalah U + D ± T, dimana U adalah usaha, D adalah do’a dan T adalah
Takdir. Nilai plus-minus karena dalam hal ini bisa jadi keberuntungan atau
sebaliknya. Namun nilai U dan D adalah hal yang paling bisa diperjuangkan
karena U dan D bisa dikatakan ada didalam diri kita sedangkan T adalah
kekuasaNya.
Jika saya percaya bahwa
mimpi harus harus dibumbui dengan sugesti dikombinasikan dengan U + D ± T,
sampai saat ini ( 12-10-2015 ; 0:04 ) itu yang saya percayai. Bukan masalah
jika memang logika ak mampu berbicara banya saat ini. Itu bukan lah jawaban
untuk berhenti menanamkan sugesti itu. Dunia ini selalu memiliki dua sisi
dimana ada baik ada buruk, ada siang ada malam, ada kuat ada lemah, ada lelaki
ada perempuan, dan lain sebagainya. Hal itu adalah yang saya sebut dengan
keseimbangan. Bukan masalah jika anda percaya atau tidak, namun saya percaya
ini akan bermanfaat. Sekian.
-Keyakinan adalah pemungkin dalam kemustahilan. –Ifan Adi Pratama-

0 komentar: